TA DIGITAL
Pengaruh Lingkungan Sosial, Persepsi Risiko, Persepsi Manfaat, dan Literasi Keuangan Terhadap Minat Menggunakan Layanan Peer to Peer Lending PT Amartha Mikro Fintek di Kabupaten Semarang = The Influence of Social Environment, Preceived Risk, Preceived Benefits, and Financial Literacy on the intention to use PT Amartha Micro Fintech Peer to Peer Lending Services in Semarang Regency
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan sosial, persepsi risiko, persepsi manfaat, dan literasi keuangan terhadap minat menggunakan layanan Peer to Peer Lending Amartha di Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner berskala Likert tempat tingkat. sebanyak 150 kuesioner yang memenuhi kriteria digunakan sebagai data penelitian. Pemilihan responden dilakukan dengan Teknik non-probability sampling melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh variabel independent berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan layanan P2P Lending Amartha. Lingkungan sosial memiliki pengaruh paling kuat dengan koefisien jalur 0,317, diikuti literasi keuangan 0,290, persepsi Risiko 0,253, dan persepsi manfaat 0,236. Nilai R-Square sebesar 0,317 menunjukkan bahwa model menjelaskan 31,7% variasi minat menggunakan layanan Amartha, sedangkan 68,3% dijelaskan oleh factor lain diluar model. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan dukungan sosil, keamanan dan transparansi layanan, manfaat pembiayaan, serta edukasi literasi keuangan dalam meningkatkan minat Masyarakat terhadap P2P Lending Amartha.
Tidak tersedia versi lain