SKRIPSI DIGITAL
Perancangan dan Implementasi Sistem Lokalisasi Spasial Alat Praktikum Laboratorium Telekomunikasi Menggunakan Teknologi Bluetooth Low Energy Berbasis Internet of Things = Design and Implementation of a Spatial Localization System for Telecommunications Laboratory Lab Equipment Using Bluetooth Low Energy Technology Based on the Internet of Things
Pengelolaan peralatan laboratorium sering menghadapi masalah seperti pemindahan alat yang tidak tercatat, keterlambatan pengembalian, dan risiko kehilangan aset. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi lokasi peralatan secara otomatis dan berkelanjutan. Penelitian ini merancang Sistem Pelacakan Spasial berbasis Internet of Things (IoT) untuk peralatan laboratorium telekomunikasi menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE). Sistem terdiri dari BLE tag yang dipasang pada perangkat, empat mikrokontroler ESP32 sebagai anchor di sudut ruangan, jaringan Wi-Fi sebagai media komunikasi, serta dasbor berbasis web untuk pemantauan. Penentuan posisi dilakukan dengan mengukur Received Signal Strength Indicator (RSSI) dari setiap anchor, mengonversinya menjadi estimasi jarak menggunakan model Log-Distance Path Loss, lalu menghitung koordinat target dengan metode multilaterasi berbasis Linear Least Squares (LLS). Pengujian dilakukan pada perangkat Power Supply, Osiloskop, dan Function Generator dengan skenario 6, 9, 10, dan 13 perangkat. Hasil menunjukkan sistem mampu memperbarui posisi secara real-time dengan interval 2,98 detik dan waktu respons 50–61 ms. Namun, masih terdapat bias akibat fluktuasi RSSI, multipath fading, dan kondisi non-line-of-sight. Sistem menghasilkan kesalahan rata-rata 2,31 m dengan akurasi 59,6%, sehingga diperlukan kalibrasi dan penyaringan RSSI untuk peningkatan akurasi.
Kata Kunci: Bluetooth Low Energy (BLE), Internet of Things (IoT), Sistem Pelacakan Spasial, Multilaterasi, Linear Least Squares, Received Signal Strength Indicator (RSSI).
Tidak tersedia versi lain