SKRIPSI DIGITAL
Analisis Peran EZurance Smart Customer sebagai Sistem Digital dalam Mendukung Transparansi dan Akuntabilitas pada PT Jasaraharja Putera Branch Office Semarang = The Role of the EZurance Smart Customer as a Digital System in Supporting Transparency and Accountability at PT Jasaraharja Putera Branch Office Semarang
ABSTRAK
Andi Yazid Taufiqulhakim. “Analisis Peran EZurance Smart Customer sebagai Sistem Digital dalam
Mendukung Transparansi dan Akuntabilitas pada PT Jasaraharja Putera Branch Office
Semarang”. Skripsi Program Studi DIV Komputerisasi Akuntansi Jurusan Akuntansi Politeknik
Negeri Semarang, di bawah bimbingan Dr. M. Noor Ardiansah, S.E., M.Si., Akt. dan Dra. Budhi
Adhiani Christina, M.T. Agustus 2026. 148 Halaman.
Digitalisasi keuangan mendorong transformasi menuju ekosistem berbasis platform digital. PT
Jasaraharja Putera mengimplementasikan ekosistem digital klaim yang terdiri dari aplikasi
EZurance Smart Customer sebagai antarmuka nasabah dan Portal EZQu sebagai back-end
operasional cabang. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran EZurance Smart Customer sebagai
sistem informasi digital dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pada PT Jasaraharja Putera
Branch Office Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain
studi kasus, metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, wawancara kuesioner terbuka
berbasis formulir digital, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari
Branch Manager, Staf Administrasi Klaim/PIC Klaim, dan 10 informan nasabah pengguna aplikasi
EZurance Smart Customer yang dipilih secara purposive sampling. Keabsahan data divalidasi
melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam
dimensi transparansi berdasarkan kerangka Cucciniello et al. (2017), lima dimensi terpenuhi penuh
yaitu Availability (TR-01), Accessibility (TR-02), Usability (TR-03), Timeliness (TR-04), dan
Accuracy (TR-05), serta satu dimensi terpenuhi sebagian yaitu Completeness (TR-06) yang
memiliki celah pada ketiadaan notifikasi penolakan klaim otomatis di platform digital. Dalam aspek
akuntabilitas berdasarkan kerangka Bovens (2007) dan Schillemans (2016), seluruh lima indikator
ditemukan ada dengan tingkat kekuatan berbeda yaitu Authority Clarity (AK-01) yang masih
menyisakan celah otorisasi preventif di tingkat cabang, Audit Trail (AK-02), Segregation of Duties
(AK-03), Data Integrity (AK-04), dan Verifiability (AK-05). Secara holistik, transparansi dan
akuntabilitas saling menopang dalam satu ekosistem terintegrasi, ekosistem digital JRP efektif pada
lapisan internal namun asimetris pada lapisan eksternal, dan digitalisasi memindahkan serta
merekonfigurasi titik-titik risiko pengendalian, bukan menghilangkannya.
Kata Kunci : EZurance Smart Customer, transparansi, akuntabilitas, audit trail, pengendalian
internal, sistem informasi digital.
Tidak tersedia versi lain