SKRIPSI DIGITAL
Analisis Sistem Pendingin Pasif terhadap Efisiensi dan Faktor Pengisian Panel Surya = Analysis of Passive Cooling Systems on Solar Panel Efficiency and Fill Factor
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan salah satu bentuk pemanfaatan energi terbarukan yang mengonversi energi radiasi matahari menjadi energi listrik melalui panel surya (photovoltaic). Panel surya hanya mampu mengonversi sebagian kecil energi radiasi matahari menjadi energi listrik, sedangkan sisanya terakumulasi sebagai panas yang meningkatkan suhu operasional panel serta menurunkan tegangan keluaran, efisiensi, dan faktor pengisian (Fill Factor). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sistem pendingin pasif terhadap efisiensi daya dan faktor pengisian panel surya JA Solar 545 Wp pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) di Politeknik Negeri Semarang. Penelitian dilakukan secara eksperimental terhadap empat variasi pendinginan, yaitu tanpa pendingin, pendingin konveksi alami, pendingin pasif air, dan pendingin gabungan antara pasif air dan konveksi alami, dengan pengambilan data pada interval waktu tertentu mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi pendingin pasif mampu menurunkan suhu panel serta meningkatkan efisiensi dan faktor pengisian dibandingkan dengan kondisi tanpa pendingin. Efisiensi rata-rata meningkat dari 11,53% pada kondisi tanpa pendingin menjadi 11,97%, 12,38%, dan 13,27% berturut-turut pada pendingin konveksi alami, pasif air, dan gabungan, sedangkan faktor pengisian rata-rata meningkat dari 0,308 menjadi 0,319, 0,331, dan 0,354. Variasi pendingin gabungan antara pasif air dan konveksi alami memberikan hasil terbaik di antara seluruh variasi yang diuji, dengan peningkatan efisiensi sebesar 15,09% dan faktor pengisian sebesar 14,93% terhadap kondisi tanpa pendingin.
Kata Kunci: panel surya, pendingin pasif, efisiensi, faktor pengisian, PLTS atap.
Tidak tersedia versi lain