SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Nosel terhadap Efektivitas pada Menara Pendingin Skala Mini = Analysis of the Effect of Nozzle Shape Variations on the Effectiveness of a Mini-Scale Cooling Tower.
Menara pendingin merupakan peralatan yang berfungsi membuang panas dari
sistem melalui proses perpindahan panas dan massa antara air dan udara. Salah
satu faktor yang memengaruhi kinerja menara pendingin adalah bentuk nosel yang
menentukan pola distribusi air, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui
variasi nosel yang mampu menghasilkan efektivitas pendinginan terbaik.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi nosel full cone, spiral, dan
flat fan terhadap efektivitas menara pendingin skala mini serta hubungan laju
aliran massa air terhadap kapasitas pendinginan, kehilangan penguapan, dan
rasio liquid/gas. Penelitian dilakukan secara ekperimental menggunakan menara
pendingin skala mini tipe jujut hisap dengan variasi laju aliran massa air 0,0165
kg/s sampai 0,0825 kg/s. Data yang diukur meliputi temperatur air masuk dan
keluar, temperatur dry bulb dan wet bulb, serta kecepatan udara dianalisis
menggunakan parameter range, approach, efektivitas, kapasitas pendinginan,
kehilangan penguapan, dan rasio liquid/gas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nosel flat fan menghasilkan efektivitas tertinggi sekitar 72,2%, pada laju aliran
massa air 0,0165 kg/s, Sedangkan pada laju aliran massa air 0,0825 kg/s nosel flat
fan menghasilkan kapasitas pendinginan tertinggi sebesar 3,66 kJ/s dengan
kehilangan penguapan 0,0049 m³/h, Sementara nosel spiral menghasilkan nilai
liquid/gas tertinggi sebesar 0,952. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bentuk nosel
berpengaruh terhadap kinerja termal menara pendingin
Tidak tersedia versi lain