SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pengaruh Debit Air Pendingin Terhadap Penurunan Temperatur Gas Pada Gas Conditioning Tower di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap = Analysis of the Effect of Cooling Water Flow Rate on Gas Temperature Reduction in the Gas Conditioning Tower at PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Cilacap Plant
Penelitian ini menganalisis pengaruh debit air pendingin terhadap penurunan
temperatur gas pada Gas Conditioning Tower (GCT) di PT Solusi Bangun Indonesia
Tbk Pabrik Cilacap. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan
data sekunder dari Technical Information System (TIS) yang diolah menggunakan
neraca energi. Nilai kapasitas panas jenis gas, air, dan uap air disesuaikan
berdasarkan temperatur rata-rata masing-masing proses. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa debit air meningkat dari 65,578 menjadi 70,975 m³/jam atau
sebesar 8,23%. Peningkatan tersebut diikuti kenaikan penurunan temperatur gas
dari 175,665°C menjadi 197,699°C atau sebesar 12,54%, dengan rata-rata
penurunan temperatur sebesar 186,548°C. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa
laju massa air pendingin meningkat dari 29,748 menjadi 33,680 kg/s atau sebesar
13,22%, dengan rata-rata 31,695 kg/s. Temperatur gas keluar tetap berada pada
rentang 163,922-172,161°C atau di bawah set point 180°C. Temperatur hopper
meningkat sebesar 8,62%, yaitu dari 103,455°C menjadi 112,374°C. Data ke-1
hingga ke-8 berada dalam kategori layak untuk dimanfaatkan sebagai Cement Kiln
Dust, sedangkan data ke-9 dan ke-10 termasuk kategori layak dengan syarat
pendinginan terlebih dahulu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa debit air berperan
penting dalam menjaga kestabilan pendinginan gas dan kondisi material hopper
pada GCT.
Kata kunci: Gas Conditioning Tower, Debit Air, Penurunan Temperatur Gas,
Neraca Energi, Laju Massa Air Pendingin, Temperatur Hopper.
Tidak tersedia versi lain