SKRIPSI DIGITAL
Analisis Persepsi Wajib Pajak UMK terhadap Penggunaan Coretax dengan Pendekatan Extended Technology Acceptance Model (E-TAM) (Studi Kasus dii Kota Semarang) = Analysis of MSE Taxpayers' Perception on the Use of Coretax with an Extended Technology Acceptance Model (E-TAM) Approach (Case Study in Semarang City)
Inaya Pinkan Prasetyo, "Analisis Persepsi Wajib Pajak UMK dalam Penggunaan Coretax dengan Pendekatan Extended Technology Acceptance Model (E-TAM) (Studi Kasus di Kota Semarang)", Skripsi Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Semarang, dibimbing oleh Dr. M. Noor Ardiansah, S.E., M.Si., Akt. dan Rani Raharjanti, S.E., M.Si. Juli 2026, 100 halaman.
Penelitian ini bertujuan menganalisis anteseden Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, dan Intention to Use terhadap penggunaan Coretax DJP pada wajib pajak UMK di Kota Semarang menggunakan pendekatan Extended Technology Acceptance Model (E-TAM), yang mengintegrasikan Technology Acceptance Model (Davis, 1989) dengan tiga dimensi kualitas sistem informasi (DeLone & McLean, 2003) serta Computer Self-Efficacy, Previous Experience, dan Subjective Norm dari pengembangan TAM. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 92 responden UMK menggunakan teknik purposive sampling, dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa System Quality, Computer Self-Efficacy, Previous Experience, dan Subjective Norm berpengaruh signifikan terhadap Perceived Ease of Use, sedangkan Information Quality, Subjective Norm, Service Quality, Computer Self-Efficacy, Previous Experience, dan Perceived Ease of Use berpengaruh signifikan terhadap Perceived Usefulness. Kedua konstruk mediasi tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Intention to Use. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model E-TAM mampu menjelaskan niat penggunaan Coretax DJP secara lebih komprehensif dibandingkan TAM orisinal.
Tidak tersedia versi lain