SKRIPSI DIGITAL
Analisis Kinerja Perusahaan Transportasi Laut dengan Metode Balanced Scorecard Periode 2023-2025 = Analysis of Maritime Transportation Company Performance Using the Balanced Scorecard Method for the 2023–2025 Period
Bella Fadila Utami “Analisis Kinerja Perusahaan Transportasi Laut dengan Metode Balanced Scorecard Periode 2023-2025”, Skripsi Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Nurseto Adhi, S.E., M.Si., dan Manarotul Fatati, S.E.,M.M., Juli 2026. 88 halaman.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja perusahaan transportasi laut yang terdaftar di BEI periode 2023–2025 menggunakan metode Balanced Scorecard (BSC). Meningkatnya aktivitas transportasi laut nasional belum diikuti perbaikan kinerja keuangan beberapa perusahaan, sementara kajian mengenai kinerja perusahaan transportasi laut masih terbatas. Untuk mengidentifikasi kinerja perusahaan secara komprehensif, penelitian ini menggunakan pendekatan BSC. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari annual report dan sustainability report. Populasi penelitian terdiri atas 11 perusahaan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 4 perusahaan yaitu BLTA, HATM, HAIS dan TMAS. Pengukuran kinerja dilakukan melalui empat perspektif BSC dengan pembobotan perspektif menggunakan Entropy Weight Method (EWM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Temas Tbk mencatat kinerja terbaik dengan (75,38%) karena mampu mempertahankan keseimbangan kinerja pada hampir seluruh perspektif BSC. HATM (74,92%) unggul pada perspektif pertumbuhan & pembelajaran,sedangkan HAIS (72,65%) pada perspektif pelanggan, namun keduanya lemah pada proses bisnis internal. PT Berlian Laju Tanker Tbk memperoleh kinerja terendah dengan skor rata-rata 63,43% akibat rendahnya kinerja pada perspektif proses bisnis internal, keuangan, serta pertumbuhan dan pembelajaran. Secara keseluruhan, sektor transportasi laut menunjukkan bahwa perspektif pelanggan memperoleh skor tertinggi (85,42%), diikuti perspektif pertumbuhan dan pembelajaran (81,25%), keuangan (64,58%), dan proses bisnis internal (48,96%).
Kata Kunci: Balanced Scorecard, Entropy Weight Method, kinerja perusahaan, transportasi laut,
Tidak tersedia versi lain