SKRIPSI DIGITAL
Analisis Model Valuasi Saham dengan Pendekatan Dividend Discount Model (DDM) dan Relative Valuation pada Sektor Barang Konsumen Primer Periode 2021-2025 = Analysis of Stock Valuation Model Using the Dividend Discount Model (DDM) and Relative Valuation Approach in the Consumer Staples Sector for the Period 2021- 2025
Fatin Durratun Nafisah, "Analisis Model Valuasi Saham dengan Pendekatan Dividend Discount Model (DDM) dan Relative Valuation pada Sektor Barang Konsumen Primer Periode 2021-2025", Skripsi Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang di bawah bimbingan Ibu Theresia Tyas Listyani, S.E., M.Si. dan Ibu Manarotul Fatati, S.E., M.M., Juli 2026, 70 halaman.
Penelitian ini bertujuan mengetahui kewajaran harga saham emiten sub-sektor makanan olahan dan susu pada sektor barang konsumen primer periode 2021–2025, apakah tergolong undervalued, overvalued, atau fairvalued, serta merumuskan keputusan investasi (Beli, Tahan, Jual) bagi investor, dan menguji akurasi Dividend Discount Model (DDM) dibandingkan Relative Valuation melalui Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV) menggunakan Root Mean Square Error(RMSE). Penelitian dilatarbelakangi pertumbuhan laba bersih yang tidak seragam di tengah sentimen Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga harga saham berpotensi menyimpang dari nilai intrinsiknya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi 132 perusahaan periode 2021–2025. Melalui purposive sampling, terpilih lima emiten yaitu GOOD, MYOR, ROTI, TGKA, dan ULTJ. Data sekunder dianalisis menggunakan DDM pertumbuhan konstan serta Relative Valuation melalui PER dan PBV, lalu diuji akurasinya dengan RMSE. Hasil penelitian menunjukkan GOOD, MYOR, dan TGKA konsisten undervalued (beli), ROTI konsisten overvalued (jual), sedangkan ULTJ undervalued pada 2021–2024 dan fairvalued pada 2025. Relative Valuation menghasilkan klasifikasi lebih fluktuatif. Hasil uji RMSE menunjukkan DDM memiliki rata-rata eror terendah (255,19), diikuti PER (467,91), sedangkan PBV eror tertinggi (1.217,54), membuktikan DDM sebagai pendekatan valuasi paling akurat dan konsisten pada sub sektor ini.
Kata Kunci: Nilai Intrinsik, Dividend Discount Model (DDM), Relative Valuation, Price Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Root Mean Square Error (RMSE), Keputusan Investasi.
Tidak tersedia versi lain