TA DIGITAL
Sistem Penjadwalan Penyiraman Pembenihan Kentang di Petani Muda Farm Wonosobo = Irrigation Scheduling System for Potato Seedlings at Petani Muda Farm, Wonosobo
Sektor pertanian pembenihan kentang Generasi Nol (G0) di Mitra Petani Muda Farm Wonosobo menghadapi kendala berupa ketidakseimbangan dan ketidakberaturan dalam proses penyiraman air, pemberian nutrisi, serta aplikasi pestisida. Metode manual yang diterapkan selama ini menghasilkan distribusi cairan yang kurang merata dan tidak efisien dari segi waktu dan tenaga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman dan penyemprotan semi-otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan kendali ganda. Sistem ini menggunakan papan mikrokontroler Arduino RobotDyn (ATmega328P terintegrasi ESP8266). Pemantauan kondisi lingkungan dilakukan menggunakan sensor kelembaban tanah kapasitif (Capacitive Soil Moisture), sensor suhu dan kelembaban udara DHT21, serta penjadwalan waktu otomatis menggunakan modul RTC DS3231. Proteksi sistem dilengkapi dengan sensor Water Level Non-Contact untuk mencegah operasi tanpa beban pada pompa, tombol keadaan darurat Stop, serta indikator lampu pilot. Antarmuka sistem menyediakan pemantauan lokal via HMI Nextion dan pemantauan serta pengendalian jarak jauh via aplikasi Blynk. Hasil pengujian menunjukkan sensor DHT21 memiliki tingkat akurasi tinggi dengan eror suhu 0%, sensor tanah mampu mengategorikan tingkat kelembaban media tanam secara presisi, serta RTC DS3231 dapat mengeksekusi penyiraman otomatis tepat jadwal (pukul 07.00 dan 19.00). Kendali manual lokal menunjukkan waktu respons < 0,5 detik, sedangkan kendali nirkabel via aplikasi Blynk memiliki waktu tunda berkisar 1–2 detik. Pengujian konsumsi daya pompa saat beroperasi tercatat sebesar 120,046 Watt. Penggunaan sistem ini terbukti mengurangi keterlambatan penyiraman serta menghemat tenaga dan waktu operasional petani.
Tidak tersedia versi lain