TA DIGITAL
Rancang Bangun Sistem Kontrol Conveyor Berbasis PLC dengan fitur Proteksi Interlock Pada Simulator PLTU = Design and Implementation of a PLC-Based Conveyor Control System with Interlock Protection Features for a Steam Power Plant Simulator
Conveyor merupakan salah satu sistem utama dalam proses penanganan batu bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Keandalan sistem conveyor sangat menentukan kontinuitas proses pembangkitan listrik, sehingga jika terdapat gangguan seperti overcurrent pada motor conveyor dapat menggangu kontinuitas tersebut. Apabila kondisi tersebut tidak segera dideteksi, motor conveyor berpotensi mengalami overheating, kerusakan komponen, bahkan menghentikan proses penyaluran batu bara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji sistem kontrol conveyor berbasis Programmable Logic Controller (PLC) yang dilengkapi fitur interlock pada simulator PLTU untuk mendeteksi kondisi arus berlebih serta menghentikan motor conveyor secara otomatis sesuai logika kendali yang telah dirancang. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi pustaka dan pengumpulan referensi, perancangan desain simulator conveyor, pemilihan dan pembuatan komponen, pemasangan komponen beserta peralatan pendukung, penyusunan program PLC menggunakan ladder diagram, serta pengujian sistem. Pengujian dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu pengujian tanpa beban, pengujian menggunakan variasi beban batu bara sebesar 100 gram hingga 500 gram, serta pengujian seluruh mode operasi sistem yang meliputi standby, operasi normal, stop normal, emergency stop, dan reset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus motor conveyor meningkat secara bertahap seiring bertambahnya beban, yaitu dari rata-rata 0,98 A pada kondisi tanpa beban menjadi 2,39 A pada beban 500 gram, sedangkan tegangan motor relatif stabil dengan deviasi tidak melebihi 8,5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa parameter arus lebih representatif dibandingkan tegangan dalam mendeteksi peningkatan pembebanan motor. Pada saat arus melebihi nilai set point yang telah ditentukan, PLC berhasil mengaktifkan fitur interlock sehingga motor conveyor 1 berhenti secara otomatis sebagai bentuk proteksi terhadap kondisi overcurrent.
Kata kunci: PLC, conveyor, interlock.
Tidak tersedia versi lain