TA DIGITAL
Rancang Bangun Alat Pemotong Kabel Otomatis dengan Outer Diameter 1,5 mm – 4 mm Berbasis PLC dan SCADA = Design and Development of an Automatic Cable Cutting Machine for Cables with an Outer Diameter of 1.5 mm–4 mm Based on PLC and SCADA
Adnan'dho Giantoro Putra, Christover Rivano Glekor, Fery Maulana Ikhsan, Hesti Alifah
Setyaningrum. 2026. Rancang Bangun Alat Pemotong Kabel Otomatis dengan Outer Diameter 1,5
mm – 4 mm Berbasis PLC dan SCADA. Tugas Akhir Program Studi DIII Teknik Listrik, Jurusan
Teknik Elektro, Politeknik Negeri Semarang. Pembimbing: Aggie Brenda Vernandez, S.T., M.T. dan
Eriko Arvin Karuniawan, S.ST., M.Eng.
Proses pemotongan kabel pada industri skala kecil dan menengah umumnya masih dilakukan secara
manual, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan panjang, pemborosan material, dan waktu
kerja yang relatif lama. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemotong
kabel otomatis untuk kabel NYAF dengan outer diameter 1,5 mm hingga 4 mm yang mampu
melakukan pemotongan pada panjang 20 cm hingga 200 cm dengan tingkat toleransi kurang dari
5% serta mengintegrasikan sistem kendali dan monitoring berbasis PLC dan SCADA. Sistem
menggunakan PLC Outseal Mega V3 sebagai pengendali utama, HMI Haiwell B7H sebagai
antarmuka operator, rotary encoder sebagai sensor pengukur panjang kabel, motor stepper NEMA
17 dengan driver TB6600 sebagai penggerak mekanisme penarik dan pemotong, serta limit switch
sebagai penentu batas gerak. Parameter panjang dan jumlah potongan diinput melalui HMI,
kemudian PLC mengendalikan proses penarikan kabel hingga panjang yang ditentukan tercapai dan
dilanjutkan dengan proses pemotongan secara otomatis. SCADA digunakan untuk melakukan
monitoring status proses, panjang potongan, dan jumlah hasil produksi secara real-time. Hasil
pengujian pada variasi panjang 20 cm, 50 cm, 70 cm, 100 cm, dan 200 cm menunjukkan bahwa
selisih hasil pemotongan masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan, yaitu kurang dari 5%.
Pengujian konsistensi pada kabel dengan outer diameter 1,5 mm, 2,5 mm, dan 4 mm menunjukkan
rata-rata perbedaan hasil pemotongan sebesar 0,1%. Berdasarkan pengujian sebanyak 20 kali pada
masing-masing variasi outer diameter, sistem mencapai tingkat keberhasilan sebesar 100%. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa alat mampu melakukan proses penarikan, pengukuran, dan
pemotongan kabel secara otomatis dengan hasil yang konsisten serta dapat dimonitor melalui
SCADA secara real-time.
Tidak tersedia versi lain