TA DIGITAL
Rancang Bangun Sistem Otomasi dan Monitoring Pengeringan Ompreng Makan Bergizi Gratis Kapasitas 70 Unit Berbasis PLC dan SCADA = Design and Construction of an Automation and Monitoring System for Drying Ompreng, a Free Nutritious Meal with a Capacity of 70 Units Based on PLC and SCADA
Andika Dimas Prayoga, Mohammad David Haryanto, Muhamad Azka Fadillah, Rezky Widianto,
"Rancang Bangun Sistem Otomasi dan Monitoring Pengeringan Ompreng Program Makan Bergizi
Gratis Kapasitas 70 Unit Berbasis PLC dan SCADA", Tugas Akhir Program Studi D-III Teknik
Listrik Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Yusnan
Badruzzaman, S.T., M.Eng. dan Akhmad Jamaah, S.T., M.Eng., Agustus 2026, 108 halaman.
Proses pengeringan wadah makan (ompreng) pada Program Makan Bergizi Gratis selama ini
masih menggunakan pemanasan gas LPG yang dioperasikan manual, sehingga rawan human error
pada urutan penyalaan gas dan api yang berpotensi menimbulkan ledakan akibat akumulasi gas di
ruang pengering. Tugas akhir ini bertujuan merancang sistem otomasi dan monitoring pengeringan
ompreng berkapasitas 70 unit yang dikendalikan oleh PLC Outseal AC16S0T agar proses
pemanasan berjalan aman dan konsisten. Sistem otomasi pengeringan ompreng ini menggunakan
sensor thermocouple type K untuk membaca suhu ruang pengering secara real-time, motor stepper
NEMA 23 untuk memodulasi bukaan katup gas, modul pemantik elektrik, serta solenoid valve
sebagai interlock keselamatan. Pengendalian suhu diterapkan dengan logika kendali PID,
sedangkan monitoring dan pengaturan parameter dilakukan melalui HMI Haiwell 7" berbasis
Haiwell Cloud SCADA. Pengujian dilakukan dengan metode trial and error pada beberapa variasi
parameter PID untuk memperoleh respons suhu paling stabil terhadap set point 90°C. Hasil
pengujian menunjukkan parameter PID paling optimal yaitu Kp = 100, Ti = 3000 (30 detik), dan
Td = 100 (1 detik).
Kata kunci: PLC, SCADA, PID, motor stepper, pengeringan ompreng, modul pemantik elektrik.
Tidak tersedia versi lain