TA DIGITAL
Rancang Bangun PLTS Hybrid Dalam Alat Pengawetan Sayur Dengan Sistem Referigerasi Dimonitoring PLC Dan SCADA = Design and Construction of a Hybrid Solar PV System for a Vegetable Preservation Unit with a Refrigeration System Monitored by PLC and SCADA
Intisari Sayuran merupakan komoditas pangan yang mudah rusak (perishable) sehingga membutuhkan rantai dingin (cold chain) yang kontinu agar kesegarannya terjaga. Ketergantungan penuh pada jaringan PLN menjadi titik lemah utama karena setiap pemadaman listrik menghentikan proses pendinginan dan mempercepat pembusukan. Laporan tugas akhir ini membahas rancang bangun power supply hibrida untuk alat pengawetan sayur berbasis sistem refrigerasi yang mengintegrasikan 4 modul panel surya (PV) 200 Wp, baterai penyimpan energi LiFePO4 12V 100Ah, dan jaringan PLN sebagai tiga sumber daya terintegrasi yang diolah melalui inverter 1.800 W. Sistem ini dikoordinasikan secara otomatis oleh Programmable Logic Controller (PLC) Outseal Omega V3 serta dipantau secara langsung melalui sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) dan Human Machine Interface (HMI) Haiwell B7H-W dengan komunikasi Modbus-RTU RS485. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan rekayasa (engineering design) dan eksperimental laboratoris untuk menguji perilaku peralihan sumber daya otomatis pada dua mode operasi inverter, yaitu SUB (Solar-Utility-Battery) dan SBU (Solar-Battery-Utility). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem sistem mampu secara otomatis oton memprioritaskan penggunaan energi surya dan baterai, serta memindahkan suplai daya ke PLN saat kapasitas baterai berada pada batas minimum. Dengan total daya beban terpasang sebesar 414,6 Watt (termasuk unit outdoor AC ½2 HP), energi baterai efektif sebesar 960 Wh (pada DoD 80%) mampu menyuplai kebutuhan energi secara mandiri sehingga kontinuitas pendinginan pada beban
refrigerasi dapat dipertahankan secara stabil tanpa terputus.
Kata Kunci: PLTS, PLC, SCADA, SBU, SUB
Tidak tersedia versi lain