TA DIGITAL
Sangkuriang: The Legend of Tangkuban Perahu Pengembangan Game Edukasi Interaktif Berbasis Cerita Rakyat Legenda Sangkuriang = Sangkuriang: The Legend of Tangkuban Perahu - Development of an Interactive Educational Game Based on the Legend of Sangkuriang
Sabrina Shofia Anggi, Umu Afifah, “SANGKURIANG: THE LEGEND of TANGKUBAN PERAHU
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI INTERAKTIF BERBASIS CERITA RAKYAT LEGENDA
SANGKURIANG”, Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Program Studi DIII Teknik Informatika
Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Nurseno Bayu Aji, S.Kom., M.Kom., dan Tri
Raharjo Yudantoro, S.Kom., M.Kom.
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi media pembelajaran ke arah yang
lebih interaktif. Namun, penyampaian cerita rakyat Indonesia masih didominasi metode
konvensional yang kurang menarik bagi generasi muda, sehingga berdampak pada rendahnya
pemahaman terhadap nilai moral dan budaya lokal. Selain itu, sebagian besar game yang beredar
lebih berfokus pada hiburan dan belum mengintegrasikan unsur edukasi serta budaya secara optimal.
Oleh karena itu, diperlukan inovasi media pembelajaran berbasis game yang tidak hanya menarik
secara visual, tetapi juga efektif dalam menyampaikan nilai edukatif dan budaya. Penelitian ini
bertujuan untuk merancang dan mengembangkan game edukasi interaktif berbasis 3D menggunakan
Unity Engine dengan mengangkat Legenda Sangkuriang. Metode yang digunakan adalah
Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi tahap Concept, Design, Material
Collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Game dirancang menggunakan pendekatan story
based learning dengan integrasi fitur eksplorasi lingkungan 3D, sistem misi, storytelling interaktif
berbasis Gameplay, serta inventory dan crafting system yang mendukung keterlibatan pengguna
secara aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game yang dikembangkan memiliki performa
sistem yang baik serta layak digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil black box testing
menunjukkan bahwa seluruh fitur utama game berjalan dengan baik pada dua perangkat pengujian
tanpa ditemukan kesalahan fungsional. Berdasarkan pengujian terhadap 50 responden, diperoleh
tingkat kelayakan sistem sebesar 100%, tingkat kepuasan pengguna sebesar 92,56% (kategori
Sangat Puas), serta peningkatan pemahaman sebesar 58,96% berdasarkan hasil Pre-test dan Post
test, dari rata-rata skor 53,60 menjadi 85,20. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi unsur
edukasi, interaktivitas, dan visualisasi 3D mampu meningkatkan pemahaman dan efektivitas
pembelajaran pengguna. Dengan demikian, game ini memberikan kontribusi sebagai media
pembelajaran inovatif yang mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendekatan digital yang
adaptif dan menarik.
Kata Kunci: Game Edukasi, Unity 3D, Cerita Rakyat, Sangkuriang, MDLC, Pembelajaran Interaktif.
Tidak tersedia versi lain