TA DIGITAL
Rancang Bangun Mesin Bending Pelat Dengan Tebal Maksimum 1 mm dan Bentang Maksimum 800 mm Menggunakan Sistem Pneumatik = Design and Construction of a Pneumatic Plate Bending Machine with a Maximum Thickness of 1 mm and a Maximum Span of 800 mm
Proses bending pelat secara manual maupun menggunakan mesin konvensional dan
hidraulik di bengkel Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang masih terkendala oleh
kebutuhan tenaga besar, waktu proses yang lama, risiko kecelakaan kerja, serta biaya
perawatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan merancang, membangun, dan menguji
mesin bending pelat dengan ketebalan maksimum 1 mm dan bentang maksimum 800 mm
menggunakan sistem pneumatik untuk menunjang praktik kerja pelat mahasiswa. Metode
yang digunakan mengacu pada tahapan perancangan model Shigley-Mitchell, meliputi
identifikasi kebutuhan, perumusan masalah, penentuan alternatif desain menggunakan
SolidWorks, analisis daya tekan dan kekuatan silinder pneumatik, pembuatan serta
perakitan komponen, dan pengujian kinerja menggunakan pelat SS400 dan pelat galvalum
dengan tiga buah double acting cylinder tipe SC 100×75 pada tekanan 0,6–0,8 MPa. Mesin
yang dihasilkan berdimensi 1000×500×1140 mm dengan berat 250 kg. Hasil pengujian
menunjukkan mesin mampu membengkokkan pelat SS400 tebal 0,8 mm hingga bentang
500 mm, tebal 1 mm hingga 430 mm, dan tebal 1,2 mm hingga 150 mm, sedangkan pelat
galvalum tebal 0,6 mm hingga bentang 800 mm, tebal 0,8 mm hingga 500 mm, dan tebal
1,0 hingga 330 mm.
Kata kunci: mesin bending , sistem pneumatik, pelat SS400, pelat galvalum
Tidak tersedia versi lain