TA DIGITAL
Rancang Bangun Mesin Perajang Bawang Merah dengan Sistem Penggerak Motor Listrik 0,5 HP = Design and Construction of a Shallot Slicing Machine Powered by a 0.5 HP Electric Motor
Proses perajangan bawang merah secara manual pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kelemahan utama berupa efisiensi yang rendah, membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang besar, serta risiko iritasi mata pada operator akibat aroma tajam bawang. Penelitian Tugas Akhir ini bertujuan untuk merancang, merealisasikan, dan menguji performa mesin perajang bawang merah dengan sistem penggerak motor listrik 0,5 HP (373 Watt) AC 3-fasa yang diintegrasikan dengan Variable Frequency Drive (VFD) input 1 fasa ke 3 fasa. Metodologi perancangan mengacu pada model Shigley yang meliputi identifikasi kebutuhan, perumusan masalah, sintesis, analisis dan optimalisasi, evaluasi, hingga penyusunan dokumen laporan. Sistem transmisi mesin menggunakan kombinasi pulley dan V-belt tipe A dengan rasio transmisi 1:8 untuk mereduksi putaran motor dari 1400 RPM menjadi putaran poros pisau sebesar 175 RPM. Mekanisme pemotongan memanfaatkan piringan pemotong horizontal yang dilengkapi 6 mata pisau berbahan stainless steel (food grade) dengan ketebalan rajangan terukur antara 0,5–1,5 mm. Rangka utama dirancang menggunakan profil besi hollow yang kokoh dan mampu meredam getaran operasional. Berdasarkan analisis perhitungan teknik, daya rencana transmisi sebesar 193,96 W (aman terhadap daya motor 373 W), gaya potong efektif sebesar 8,4 N per pisau (torsi poros 4,4 Nm), serta arus motor aktual sebesar 1,68 A. Analisis kelayakan ekonomi dan Break Even Point (BEP) menunjukkan bahwa mesin ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas produksi, menjaga higienitas produk, serta meningkatkan efisiensi operasional pengolahan bawang merah skala industri kecil dan menengah.
Kata Kunci: Mesin Perajang, Bawang Merah, Motor Listrik 0,5 HP, V-Belt, Stainless Steel, VFD, Model Shigley.
Tidak tersedia versi lain