TA DIGITAL
Rancang Bangun Roller Conveyor Untuk Efisiensi Penurunan Sea Boom dan Alat Oil Spill Response Penanganan Tumpahan Minyak di Perairan = Roller Conveyor Design for Efficient Sea Boom Lowering and Oil Spill Response Equipment for Handling Oil Spills in Waters
Penanganan insiden tumpahan minyak (oil spill response) menggunakan pembatas
apung (Sea Boom) di wilayah perairan membutuhkan waktu tanggap darurat yang
cepat dan efisien. Pada tahap awal penanganan, kendala utama yang dihadapi oleh
PT Pertamina Port and Logistics adalah proses mobilisasi dan peluncuran Sea
Boom. Operasional peluncuran yang selama ini dilakukan memerlukan waktu yang
cukup lama, yaitu 2 hingga 3 jam serta menuntut keterlibatan man power 8 hingga
15 pekerja. Selain tidak efisien dari segi waktu dan tenaga, metode pengangkatan
saat ini memicu risiko tinggi terjadinya cedera ergonomi (Musculoskeletal
Disorders) dan menempatkan pekerja pada area paparan bahaya langsung (Line of
Fire). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem
Roller Conveyor untuk mempercepat waktu peluncuran Sea Boom, mencegah
keausan material, dan meningkatkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3). Penelitian ini memadukan pendekatan analitis dan praktis melalui metode
perancangan Weighted Objectives untuk menyeleksi alternatif desain yang paling
optimal. Kriteria seleksi dilihat pada kekuatan struktur, portabilitas (kemudahan
bongkar-pasang), dan kesesuaian dimensi terhadap area dermaga yang sangat
terbatas. Pengujian alat Roller Conveyor diawali dengan simulasi kekuatan struktur
berbasis software Solidworks. Simulasi tersebut diperoleh nilai tegangan von Mises,
defleksi, dan safety factor. Tahapan selanjutnya adalah proses fabrikasi mekanis
yang diikuti dengan pengujian lapangan secara langsung untuk mengukur tingkat
efisiensi waktu mobilisasi Sea Boom. Hasil pengujian menunjukkan bahwa
implementasi Roller Conveyor berhasil memangkas waktu peluncuran menjadi 1–
1,5 jam atau meningkatkan efisiensi waktu hingga 52%. Alat ini juga mampu
mengurangi jumlah kebutuhan pekerja menjadi 6–10 orang, memiliki struktur yang
sangat aman untuk pembebanan, memitigasi risiko cedera saat bekerja, serta
terbukti mampu menghemat biaya konsumsi bahan bakar kapal (mooring boat)
hingga 47%.
Kata Kunci: Oil Spill Response, Sea Boom, Roller Conveyor, Weighted Objectives,
Waktu Tanggap, Keselamatan Kerja
Tidak tersedia versi lain