SKRIPSI DIGITAL
Analisis Komparasi Model Springate, Zavgren, Fulmer, dan Taffler dalam Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Subsektor Apparel and Luxury Goods yang Terdaftar di BEI 2022-2024 = A Comparative Analysis of the Springate, Zavgren, Fulmer, and Taffler Models in Predicting Financial Distress Among Apparel and Luxury Goods Sub-sector Companies Listed on the IDX 2022–2024
Dida Dyah Daniar, “Analisis Komparasi Model Springate, Zavgren, Fulmer, dan Taffler dalam Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Subsektor Apparel and Luxury Goods yang Terdaftar di BEI 2022-2024”. Skripsi Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Siti Arbainah, S.E, M.M dan Maria Theresia Heni Widyarti S.E., M.Si. Januari 2026, 154 halaman
.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan laba hingga terjadinya kerugian berturut-turut pada perusahaan Subsektor Apparel and Luxury Goods yang terdaftar di BEI periode 2022–2024, yang menunjukkan sebagian besar perusahaan berpotensi mengalami financial distress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil prediksi financial distress menggunakan Model Springate, Zavgren, Fulmer, dan Taffler, membandingkan tingkat akurasi keempat model tersebut, serta menentukan strategi dalam mengatasi kondisi financial distress pada perusahaan Subsektor Apparel and Luxury Goods yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Penelitian ini merupakan penelitian terapan deskriptif komparatif dengan sumber data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 15 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Model Springate, Zavgren, Fulmer, dan Taffler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat model menghasilkan prediksi financial distress yang berbeda. Model Springate memiliki tingkat akurasi tertinggi sebesar 82%, Zavgren sebesar 69%, Taffler sebesar 64%, dan yang terakhir Fulmer sebesar 62%. Strategi yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengatasi financial distress, antara lain meningkatkan pengelolaan aset agar lebih produktif, mengendalikan kewajiban lancar agar tidak melebihi aset lancar, menjual aset yang tidak produktif untuk menjaga kegiatan operasioal tetap berjalan, serta menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan kinerja perusahaan dan menjaga kepercayaan investor
.
Kata Kunci: Financial Distress, Springate, Zavgren, Fulmer, Taffler
Tidak tersedia versi lain