SKRIPSI DIGITAL
Analisis Stabilitas Lereng Timbunan dengan Perkuatan Geotekstil Woven dan Replacement Tanah Dasar (Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.2B = Analysis of Embankment Slope Stability Using Woven Geotextile Reinforcement and Subgrade Soil Replacement (Case Study: Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Toll Road Project Section II Package 2.2B)
Stabilitas lereng timbunan merupakan aspek penting dalam pembangunan jalan tol
untuk mencegah kelongsoran akibat rendahnya daya dukung tanah dasar. Penelitian
ini bertujuan menganalisis stabilitas lereng timbunan pada kondisi tanpa perkuatan
dan dengan perkuatan geotekstil woven serta replacement tanah dasar, serta
mengevaluasi pengaruh beban gempa dan beban lalu lintas terhadap faktor
keamanan. Studi kasus dilakukan pada Proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA
Kulon Progo Seksi II Paket 2.2B STA 57+725. Analisis dilakukan menggunakan
metode keseimbangan batas, yaitu metode Fellenius dan Bishop Disederhanakan,
serta metode elemen hingga menggunakan PLAXIS 2D. Lereng tanpa perkuatan
menghasilkan faktor keamanan sebesar 1,374; 1,470; dan 1,343 berdasarkan
metode Fellenius, Bishop Disederhanakan, dan elemen hingga, sehingga belum
memenuhi persyaratan minimum 1,500. Setelah diberikan geotekstil woven dan
replacement tanah dasar, faktor keamanan meningkat menjadi 1,763 tanpa beban
lalu lintas dan 1,739 dengan beban lalu lintas. Pada kondisi beban gempa, model
tanpa perkuatan mengalami keruntuhan, sedangkan model dengan perkuatan
menghasilkan faktor keamanan 1,143 pada beban gempa dan 1,128 pada kombinasi
beban gempa dan lalu lintas. Penggunaan geotekstil woven dan replacement tanah
dasar efektif meningkatkan stabilitas lereng timbunan dan dapat diterapkan sebagai
alternatif perkuatan pada konstruksi timbunan jalan tol.
Kata Kunci : stabilitas lereng timbunan, geotekstil woven, replacement tanah dasar,
faktor keamanan, PLAXIS 2D
Tidak tersedia versi lain