TA DIGITAL
Analisis Desain Rencana Geometrik Pada Jalan Tol Solo-Yogyalarta-NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 IC Purwomartani-Maguwoharjo (STA 42+600-46+100) = Geometric Design Analysis of the Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo Toll Road, Section II, Package 2.1 (Purwomartani IC – Maguwoharjo IC) (STA 42+600 – STA 46+100)
Anisa D.A, Najma C.F, 2026, Analisis Desain Rencana Geometrik Pada Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 IC Purwomartani – Maguwoharjo (STA 42+600 – STA 46+100), Tugas Akhir, Teknik Sipil, Politeknik Negeri Semarang.
Penelitian ini membahas analisis desain rencana geometrik pada Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 IC Purwomartani – Maguwoharjo (STA 42+600 – STA 46+100) yang direncanakan sebagai jalan tol full elevated. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian desain rencana geometrik terhadap Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) Tahun 2021, mengidentifikasi parameter geometrik yang belum memenuhi ketentuan, melakukan redesain pada parameter yang tidak sesuai, serta memvisualisasikan
hasil redesain dalam bentuk model tiga dimensi. Analisis dilakukan terhadap parameter geometrik yang meliputi kecepatan rencana, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan superelevasi. Evaluasi alinyemen horizontal meliputi jenis tikungan, jari-jari tikungan, panjang lengkung peralihan (Ls), panjang lengkung lingkaran (Lc), dan panjang bagian lurus (LL), sedangkan evaluasi alinyemen vertikal meliputi panjang lengkung vertikal, jarak pandang henti, serta jarak antar lengkung vertikal. Proses analisis desain rencana dilakukan menggunakan Microsoft Excel dengan data yang diperoleh melalui proses ekstraksi data primer dari Autodesk Civil 3D, sedangkan visualisasi hasil desain dilakukan menggunakan Autodesk Infraworks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada alinyemen horizontal terdapat lima tikungan, terdiri atas tiga tikungan tipe Spiral-Circle-Spiral (SCS) dan dua tikungan tipe Full-Circle (FC). Pada lima jenis tikungan tersebut tidak dilakukan perubahan tipe, namun dilakukan penyesuaian radius tikungan karena nilai panjang lengkung lingkaran (Lc) belum memenuhi persyaratan Pedoman Desain Geometrik Jalan
Tahun 2021. Setelah dilakukan redesain, seluruh parameter alinyemen horizontal telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Pada alinyemen vertikal, seluruh panjang lengkung vertikal memenuhi persyaratan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021 dan konfigurasi antar lengkung tidak termasuk kategori broken back, sehingga dinyatakan memenuhi ketentuan yang berlaku. Visualiasasi tiga dimensi
menggunakan Autodesk Infraworks mampu menggambarkan alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, superelevasi, serta struktur jalan full elevated secara realistis sehingga memudahkan proses verifikasi dan interpretasi hasil desain terhadap ketentuan Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021.
Kata kunci : desain geometrik jalan; Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) Tahun 2021; Microsoft Excel; Autodesk Civil 3D; Autodesk Infraworks.
Tidak tersedia versi lain