SKRIPSI DIGITAL
Analisi Kinerja Pekerjaan Bore Pile Pada Tanah Berpasir Ditinjau Dari Waktu Pelaksanaan Dan Produktivitas (Studi Kasus: Titik P57 dan P55 Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 STA 42+375 – STA 46+100) = Performance Analysis of Bore Pile Work on Sandy Soil Reviewed from Implementation Time and Productivity (Case Study: Points P57 and P55 of the Solo – Yogyakarta – New Yogyakarta International Airport Kulon Progo Toll Road Construction Project Section II Package 2.1 STA 42+375 – STA 46+100)
Pekerjaan bore pile merupakan salah satu pekerjaan pondasi yang memiliki pengaruh terhadap kelancaran pelaksanaan proyek konstruksi. Efisiensi waktu pelaksanaan dan produktivitas pekerjaan menjadi indikator penting dalam menilai kinerja pekerjaan bore pile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu pelaksanaan dan produktivitas pekerjaan bore pile pada titik P57 dan P55 di Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–New yogyakarta international airport Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 STA 42+375 – STA 46+100. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer berupa hasil observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, serta data waktu pelaksanaan aktual pekerjaan bore pile. Analisis dilakukan terhadap tujuh tahapan pekerjaan yang membentuk cycle time, yaitu set peralatan, pengeboran, cleaning lubang bor, tes koden, Penyambungan tulangan bore pile terinstalasi, instalasi pipa tremie, dan pengecoran. Selanjutnya dihitung rata-rata cycle time, efisiensi waktu, serta produktivitas pekerjaan, kemudian dibandingkan dengan waktu rencana sebesar 480 menit per pile dan target produktivitas sebesar 2 pile per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata cycle time pekerjaan bore pile pada titik P57 sebesar 231,083 menit, sedangkan pada titik P55 sebesar 288,042 menit, sehingga P57 memiliki waktu pelaksanaan 56,959 menit lebih cepat dibandingkan P55. Kedua titik masih berada di bawah waktu rencana dengan efisiensi waktu sebesar 51,857% pada P57 dan 39,991% pada P55. Produktivitas pekerjaan pada P57 sebesar 25,965%/jam dan mampu mencapai target 2 pile/hari, sedangkan P55 sebesar 20,830%/jam dengan produktivitas harian 1 pile/hari, sehingga belum memenuhi target yang direncanakan. Perbedaan kinerja antara kedua titik dipengaruhi oleh durasi tahapan pengeboran yang lebih lama pada P55 akibat kondisi tanah yang cenderung berpasir dan berair pada kedalaman sekitar 15 meter berdasarkan hasil observasi dan wawancara, serta adanya gangguan overheat pada mesin bor yang menyebabkan terganggunya kontinuitas pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa titik P57 memiliki kinerja pekerjaan bore pile yang lebih baik dibandingkan titik P55, ditinjau dari waktu pelaksanaan maupun produktivitas. Kondisi tanah dan keandalan alat menjadi faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan cycle time dan penurunan produktivitas pekerjaan bore pile. Kata Kunci: Bore pile, cycle time, produktivitas, kinerja pekerjaan, proyek konstruksi
Tidak tersedia versi lain