SKRIPSI DIGITAL
Analisis Perbandingan Daya Dukung Aksial Fondasi Bore Pile (Studi Kasus: Proyek Jalan Tol Solo - Yogyakarta - NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.2B STA 54+635 SD 57+839) = Comparative Analysis Of The Axial Bearing Capacity Of Bore Pile Foundations (Case Study: Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Toll Road Project, Section II, Package 2.2B, STA 54+635 To STA 57+839)
Fondasi bore pile merupakan salah satu jenis fondasi dalam yang banyak
digunakan pada konstruksi jalan tol karena mampu menahan beban aksial yang
besar. Penentuan daya dukung aksial ultimit yang akurat menjadi penting untuk
menjamin keamanan dan efisiensi desain fondasi.
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan daya dukung aksial
ultimit fondasi bore pile menggunakan metode empiris Meyerhof (1976), Poulos
(1980), Schmertmann (1967), Reese & Wright (1977), serta metode numerik
PLAXIS 2D dengan hasil PDA Test (CAPWAP) sebagai acuan. Permasalahan
yang dikaji adalah perbedaan hasil daya dukung yang diperoleh dari setiap metode
akibat perbedaan parameter tanah dan pendekatan perhitungan. Penelitian
dilakukan pada bore pile proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo
Seksi II Paket 2.2B STA 54+728 dengan memanfaatkan data N-SPT, data tanah,
dan hasil PDA Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Schmertmann (1967) memberikan
hasil yang paling mendekati PDA Test, yaitu sebesar 15.038,53 kN dengan selisih
617,83 kN atau 4,28%, sedangkan metode Poulos (1980) menghasilkan selisih
terbesar, yaitu 10,31%. Seluruh metode menghasilkan nilai daya dukung yang
lebih besar dibandingkan beban rencana sehingga fondasi dinyatakan aman.
Kata kunci: bore pile, daya dukung aksial ultimit, metode empiris, PDA Test,
PLAXIS 2D.
Tidak tersedia versi lain