SKRIPSI DIGITAL
Kajian Kapasitas Daya Dukung Fondasi Spun Pile dengan Metode Statis, Empiris, dan Dinamis yang Diverifikasi terhadap Hasil Uji Pile Driving Analyzer (PDA) = A Study of the Bearing Capacity of Spun Pile Foundations Using Static, Empirical, and Dynamic Methods, Verified Against Pile Driving Analyzer (PDA) Test Results
Pembangunan Tol Semarang – Demak Seksi 1B menggunakan fondasi tiang pancang (spun pile) karena kondisi tanah pada lokasi proyek didominasi oleh tanah lunak dibuktikan dari hasil penyelidikan tanah bahwasanya ditemui tanah lunak hingga kedalaman 80 meter sehingga daya dukung tanahnya rendah. Kondisi tersebut mengharuskan dilakukan analisis kapasitas daya dukung tiang pancang secara akurat agar fondasi mampu mendukung beban struktur secara aman. Terdapat berbagai metode perhitungan kapasitas daya dukung tiang pancang yang menggunakan parameter dan pendekatan berbeda sehingga menghasilkan nilai kapasitas yang bervariasi. Oleh karena itu, diperlukan analisis dan perbandingan terhadap beberapa metode perhitungan untuk mengetahui metode yang memberikan hasil paling mendekati kondisi aktual di lapangan berdasarkan hasil pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) Test.
Penelitian ini dilakukan dengan perhitungan kapasitas daya dukung tiang pancang pada Zona N (BH-12) menggunakan metode statis dengan formula α API dan Lambda (λ), metode empiris dengan formula Mayerhof (1956) dan Luciano Decourt (1996), serta metode dinamis dengan formula Engineering News Record (ENR), Danish, dan Janbu. Selanjutnya dilakukan verifikasi hasil perhitungan teoritis terhadap hasil pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) Test dengan analisis program CAPWAP untuk mengetahui tingkat kesesuaian masing-masing metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode α API menghasilkan kapasitas daya dukung ultimit sebesar 93,023 ton, metode Lambda (λ) sebesar 202,223 ton, metode Mayerhof sebesar 217,411 ton, metode Luciano Decourt sebesar 327,880 ton, metode ENR sebesar 339,582 ton, metode Danish sebesar 381,228 ton, dan metode Janbu sebesar 334,826 ton. Hasil pengujian PDA Test dengan analisis program CAPWAP menunjukkan kapasitas daya dukung ultimit sebesar 401 ton. Berdasarkan hasil verifikasi, metode Danish Formula memberikan hasil yang paling mendekati kapasitas aktual dengan selisih 19,772 ton (4,93%), sedangkan pada metode empiris metode Luciano Decourt memberikan hasil paling mendekati dengan selisih 73,12 ton (18,23%). Sebaliknya, metode α API menghasilkan estimasi paling konservatif.
Kata kunci: Kapasitas Daya Dukung, Tiang Pancang, Metode Statis, Metode Empiris, Metode Dinamis, Pile Driving Analyzer (PDA), CAPWAP.
Tidak tersedia versi lain