SKRIPSI DIGITAL
Pengaruh Kesalahan Peramalan dan Variabilitas Permintaan terhadap Kelebihan Persediaan (Studi Kasus Penngadaan Material Produk Pemutus Daya pada Pemasok Intragrup di PT X) = The Influence of Forecast Error and Demand Variability on Excess Inventory (A Case Study of Circuit Breaker Material Procurement on Intragroup Supplier at Ltd. X)
Kelebihan persediaan merupakan salah satu bentuk pemborosan yang umum ditemukan dalam manufaktur dan dapat meningkatkan biaya operasional serta menurunkan kinerja keuangan perusahaan. PT X menghadapi permasalahan kelebihan persediaan yang berulang pada material produk pemutus daya yang diperoleh dari pemasok intragrup. Sebanyak 258 dari 639 material pernah berstatus berlebih selama periode pengamatan dengan tren yang terus meningkat. Berdasarkan teori persediaan stokastik, kondisi tersebut diduga bersumber dari kesalahan peramalan dan variabilitas permintaan yang belum diakomodasi dalam pengambilan keputusan pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kedua variabel tersebut, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kelebihan persediaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda pada 258 material. Kesalahan peramalan diukur menggunakan rata-rata kesalahan, variabilitas permintaan menggunakan koefisien variasi, dan kelebihan persediaan menggunakan formula operasional internal PT X. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan peramalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelebihan persediaan, sedangkan variabilitas permintaan tidak terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan, namun hanya menjelaskan 5,7% dari variasi kelebihan persediaan. Disarankan agar PT X memperkuat pemantauan akurasi peramalan dan mengevaluasi kebijakan pengendalian persediaan di luar sisi permintaan. Penelitian ini terbatas pada satu kategori produk dan satu perusahaan dengan skema pengadaan intragrup tertentu, sehingga hasilnya belum tentu dapat digeneralisasi.
Tidak tersedia versi lain