SKRIPSI DIGITAL
Analisis sifat fisik dan mekanis tanah sedimen hasil pengerukan sungai wonokerto kabupaten demak sebagai alternatif material timbunan biasa pada sistem pendukung slab-on-ground untuk bangunan gedung gudang penyimpanan logistik = Analysis of the fhysical and mechanical properties of dredged river sediment from wonokerto river, demak regency, as an alternative ordinary fill material for the slab-on-ground support system in logistics warehouse buildings
Kegiatan pengerukan Sungai Wonokerto menghasilkan tanah sedimen yang telah dipindahkan dan ditimbun di daratan, namun potensi pemanfaatannya sebagai material konstruksi masih perlu dievaluasi secara teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sifat fisik dan mekanis tanah sedimen hasil pengerukan Sungai Wonokerto serta mengevaluasi potensinya sebagai alternatif material timbunan biasa (general fill material) pada sistem pendukung slab-on-ground. Sampel tanah diambil dari dua titik pengamatan, yaitu TP-1 dan TP-2, pada kedalaman 0–0,5 m dari permukaan timbunan. Pengujian meliputi identifikasi bahan asing, kadar air, berat jenis tanah, distribusi ukuran butir, batas-batas Atterberg, kadar organik, klasifikasi USCS dan AASHTO, pemadatan ringan, CBR laboratorium tanpa rendaman, serta UCS remoulded. Hasil penelitian menunjukkan persentase bahan asing TP-1 dan TP-2 masing-masing sebesar 0,49% dan 0,57%. Komposisi ukuran butir TP-1 terdiri atas 55% pasir, 31% lanau, dan 14% lempung, sedangkan TP-2 terdiri atas 52% pasir, 34% lanau, dan 14% lempung. Kandungan bahan organik masing-masing sebesar 10,89% dan 10,90%. Berdasarkan klasifikasi USCS, kedua sampel termasuk kelompok SM (silty sand), sedangkan berdasarkan AASHTO termasuk kelompok A-2-7 dengan indeks kelompok 0. Hasil pengujian pemadatan menunjukkan nilai OMC sebesar 15,20% dengan MDD sebesar 1,440 g/cm³ pada TP-1, serta OMC sebesar 14,60% dan MDD sebesar 1,438 g/cm³ pada TP-2. Nilai CBR desain tanpa rendaman pada kepadatan 95% MDD masing-masing sebesar 21,50% dan 22,30%, sedangkan nilai UCS remoulded sebesar 347,35 kN/m² dan 352,86 kN/m². Berdasarkan evaluasi karakteristik fisik dan mekanis, tanah sedimen TP-1 dan TP-2 berpotensi digunakan sebagai alternatif material timbunan biasa setelah dilakukan pengolahan awal berupa pemisahan bahan asing, pengeringan, pengondisian kadar air, homogenisasi, dan pemadatan terkontrol. Pemanfaatan material dibatasi pada kondisi tidak terendam, ditempatkan di bawah lapisan subbase, serta memerlukan verifikasi kepadatan lapangan sebelum diterapkan pada pekerjaan konstruksi.
Kata kunci: tanah sedimen hasil pengerukan, material timbunan biasa, slab-on-ground, CBR tanpa rendaman, UCS remoulded.
Tidak tersedia versi lain