SKRIPSI DIGITAL
Analisis Pemanfaatan Air Limbah Sebagai Pencucian (Laundry) Di RS X Kota Semarang = Analysis of Wastewater Reuse for Laundry Operations at X Hospital in Semarang City
Rumah Sakit X Kota Semarang membutuhkan pasokan air bersih dalam jumlah besar untuk mendukung berbagai kegiatan operasional, termasuk kegiatan pencucian (laundry) yang mencapai 103,5 m³ per bulan. Di sisi lain, air limbah olahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang selama ini dimanfaatkan untuk penyiraman ruang terbuka hijau (RTH) masih menyisakan luberan akibat debit yang melebihi kebutuhan penyiraman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan luberan air limbah olahan IPAL sebagai sumber air alternatif untuk kegiatan laundry, menghitung efisiensi teknis dan biaya yang dapat dicapai, serta mengkaji kesesuaian kualitas air olahan terhadap Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 11 Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan, melalui pengumpulan data primer berupa debit luberan air limbah, jumlah pasien, jumlah cucian laundry, dan hasil pengujian kualitas air limbah pada bagian inlet dan outlet IPAL, yang selanjutnya dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama satu bulan pengamatan, luberan air limbah olahan rata-rata sebesar 4,39 m³ per hari (10,67% dari total debit), yang secara volume mencukupi rata-rata kebutuhan air laundry harian sebesar 3,45 m³. Pemanfaatan air limbah daur ulang mampu memenuhi kebutuhan laundry pada lima dari enam hari operasional dengan efisiensi teknis rata-rata 80%, serta menghemat biaya air bersih hingga 5,58% pada minggu puncak, dengan potensi efisiensi ideal 6,05%–8,37%. Parameter kualitas air limbah olahan berupa pH, TSS, residual klorin, dan fecal coliform secara konsisten memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan, meskipun parameter BOD dan COD sempat melampaui ambang batas pada bulan Juni 2026 akibat gangguan sistem klorinasi. Dengan demikian, pemanfaatan air limbah olahan IPAL sebagai sumber air alternatif untuk kegiatan laundry di Rumah Sakit X Kota Semarang dinyatakan layak diterapkan, dengan catatan bahwa konsistensi pengoperasian sistem pengolahan tetap perlu dijaga.
Kata kunci: air limbah, daur ulang, IPAL, laundry, rumah sakit, efisiensi air.
Tidak tersedia versi lain