SKRIPSI DIGITAL
Pengaruh Budaya Kerja Jepang yang diterapkan oleh PT Central Java Power terhadap Pengelolaan Finance Lease Agreement dengan PLN UIK Tanjung Jati B (Studi pada PLTU Tanjung Jati B Jepara) = The Influence of Japanese Work Culture Implemented by PT Central Java Power on the Management of the Finance Lease Agreement with PLN UIK Tanjung Jati B (A Study at the Tanjung Jati B CFPP, Jepara)
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh budaya kerja Jepang yang diterapkan oleh PT Central Java Power terhadap pengelolaan Perjanjian Sewa Guna Usaha (Finance Lease Agreement /FLA) dalam kerja sama dengan PLN UIK Tanjung Jati B pada PLTU Tanjung Jati B Jepara. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya budaya organisasi dalam mendukung keberhasilan kerja sama bisnis internasional, khususnya pada proyek infrastruktur yang menggunakan skema pembiayaan FLA. Sebagai Special Purpose Company (SPC) yang didukung oleh Sumitomo Corporation Jepang, PT Central Java Power menerapkan nilai-nilai budaya kerja Jepang untuk memperkuat pengelolaan kontrak, koordinasi operasional, serta manajemen risiko selama pelaksanaan FLA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada karyawan PLN UIK Tanjung Jati B yang terlibat langsung dalam pelaksanaan dan administrasi FLA. Data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, dokumen kontrak, buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan. Penelitian mengkaji lima dimensi budaya kerja Jepang, yaitu disiplin kerja, Kaizen, HoRenSo, ketelitian administrasi, dan manajemen risiko berbasis ISO 31000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kaizen, HoRenSo, dan ketelitian administratif berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan FLA. Kaizen mendukung perbaikan proses administratif dan efisiensi operasional, HoRenSo meningkatkan komunikasi dan koordinasi, sedangkan ketelitian administratif mengurangi kesalahan dokumentasi serta meningkatkan kepatuhan kontrak. Sebaliknya, disiplin kerja dan manajemen risiko berbasis ISO 31000 tidak berpengaruh signifikan. Secara keseluruhan, keberhasilan pengelolaan FLA lebih banyak didukung oleh perbaikan berkelanjutan, komunikasi efektif, dan akurasi administrasi.
Tidak tersedia versi lain