SKRIPSI DIGITAL
Evaluasi Struktur Bangunan Stasiun Tawang Semarang Berbasis Pengujian Non-Destruktif dan Pemodelan Non-Linier = Evaluation Of The Tawang Semarang Station Building Structure Based On Non-Destructive Testing and Non-Linear Modeling
Struktur bangunan cagar budaya Stasiun Tawang Semarang (dibangun 1914, masih aktif beroperasi) dievaluasi keandalannya terhadap beban gempa menggunakan pengujian non-destruktif (Ultrasonic Pulse Velocity dan pH material) serta pemodelan non-linier pada ETABS V.22.0.0. Hasil UPV menunjukkan mutu beton eksisting fc' = 25-30 MPa, dengan satu titik uji pH tergolong terkarbonasi. Analisis respons spektrum SNI 1726:2019 (Kelas Situs SE) menghasilkan gaya geser dasar ±10.440 kN. Analisis pushover menghasilkan titik kinerja 15,961 mm (Arah-X) dan 19,096 mm (Arah-Y), dengan rasio simpangan 0,0665% dan 0,080% terhadap tinggi bangunan, sehingga tingkat kinerja struktur tergolong Immediate Occupancy (IO) pada kedua arah. Namun, evaluasi rasio demand-capacity menunjukkan dinding geser W286 (X) dan W10 (Y) melampaui kapasitas geser nominalnya, sehingga diperlukan perkuatan lokal dan pemeliharaan preventif berkelanjutan.
Kata kunci: Cagar Budaya, ETABS, pushover, non-linier, FEMA 356
Tidak tersedia versi lain