SKRIPSI DIGITAL
Pengaruh Penambahan Larutan Gula Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton = Effect of Sugar Solution Addition on Concrete Compressive Strength
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kuat tekan dan durabilitas yang baik. Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu beton adalah dengan penggunaan bahan tambah (admixture), namun penggunaan bahan tambah relatif mahal sehingga diperlukan alternatif yang lebih ekonomis, salah satunya adalah larutan gula yang diketahui memiliki sifat sebagai retarder. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen laboratorium dengan menggunakan benda uji silinder berukuran 15 x 30 cm dengan variasi larutan gula sebesar 0%, 0,05%, 0,15%, dan 0,25% dari berat semen, dengan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan larutan gula dapat meningkatkan kuat tekan beton pada kadar tertentu. Pada variasi 0,05% nilai rata-rata kuat tekan beton umur 28 hari adalah 40,02 MPa. Pada variasi 0,15% nilai rata-rata kuat tekan beton adalah 445,14 MPa. Pada variasi 0,25% nilai rata-rata kuat tekan beton adalah 37,78 MPa. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa penambahan variasi 0,15% menghasilkan kuat tekan tertinggi, sedangkan variasi 0,25% mengalami penurunan kuat tekan dikarenakan proses hidrasi yang berlebihan mengakibatkan pengikatan tidak terikat dengan optimum.
Tidak tersedia versi lain