TA DIGITAL
Pengaruh Stres Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Golden Flower Tbk = The Effect of Job Stress and Workload on Employee Performance at PT Golden Flower Tbk
Intensitas lembur yang tinggi disertai capaian produksi yang fluktuatif pada PT Golden Flower Tbk mengindikasikan adanya potensi masalah kinerja karyawan pada bagian produksi. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Golden Flower Tbk. Populasi penelitian ini adalah karyawan bagian produksi yang terdiri atas unit GF 6, GF 8, dan Sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling terhadap 100 responden. Variabel bebas dari penelitian ini adalah Stres Kerja (X1) dan Beban Kerja (X2), sedangkan variabel terikat adalah Kinerja Karyawan (Y). Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner, serta studi literatur untuk data sekunder. Metode analisis yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan menggunakan SPSS versi 26, diperoleh persamaan regresi yaitu Y = 14,854 − 0,937X1 + 0,562X2. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung pada kedua variabel lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,98472 dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 32,565, sedangkan nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih besar dari F tabel sebesar 3,09. Jadi dapat disimpulkan bahwa stres kerja (X1) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y), sedangkan beban kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,389 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 38,9%, sedangkan sisanya sebesar 61,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan adalah stres kerja, dengan nilai koefisien beta sebesar -0,673.
Tidak tersedia versi lain