SKRIPSI DIGITAL
Sistem Pemantauan Dan Pengendalian Proses Pengomposan Pada Komposter Rumah Tangga Berbasis Internet Of Things = Internet of Things-Based Monitoring and Control System for Composting Process in Household Composters
Amara Novia Dewi, Maulida Mutmainah "Sistem Pemantauan Dan Pengendalian Proses Pengomposan Pada Komposter Rumah Tangga Berbasis Internet Of Things", Skripsi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Elektronika Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Dadi, S.T., M.Eng. dan Suryono, S.T., M. Eng., Agustus 2026, 107 Halaman.
Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan karena proses pengomposan konvensional memerlukan pemantauan manual, waktu yang lama, serta berpotensi menimbulkan bau tidak sedap apabila kondisi tidak terkontrol. Beberapa penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem monitoring komposter berbasis Internet of Things (IoT), namun sebagian besar masih terbatas pada pemantauan tanpa pengendalian otomatis dan antarmuka pengguna yang komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pemantauan dan pengendalian otomatis pada komposter sampah organik rumah tangga berbasis IoT. Metode yang digunakan meliputi tahap perancangan, pembuatan, serta pengujian sistem. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor DHT22 untuk membaca suhu dan kelembapan, serta sensor MQ-135 untuk mendeteksi kadar gas.
Data dikirimkan secara real-time melalui protokol MQTT menggunakan broker
EMQX dan ditampilkan pada aplikasi mobile berbasis Flutter. Sistem juga dilengkapi aktuator berupa kipas dan motor DC untuk pengendalian kondisi komposter secara otomatis dan manual. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau kondisi komposter secara real-time dengan tingkat keberhasilan pengiriman data mencapai ‡98%, serta akurasi pembacaan sensor suhu sebesar +97% dibandingkan alat ukur referensi. Selain itu, sistem pengendalian otomatis mampu menjaga kondisi suhu dan kadar gas dalam batas yang diinginkan dengan tingkat keberhasilan sebesar ‡95%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan efisiensi proses pengomposan dan meminimalkan potensi gangguan seperti bau tidak sedap pada pengolahan sampah organik rumah tangga.
Kata kunci: komposter, sampah organik, Internet of Things, monitoring, kontrol otomatis.
Tidak tersedia versi lain