SKRIPSI DIGITAL
Perbandingan Kinerja Kontrol Gain Scheduling Propotional Integral Derivative dan Fuzzy Mamdani Pada Modul Pemanas Udara = Performance Comparison between Gain Scheduling PID and Fuzzy Mamdani Controllers for an Air Heating Module
Sistem pengendalian suhu merupakan materi penting dalam pembelajaran sistem
kendali di bidang Teknik Elektro, khususnya pada pendidikan vokasi Politeknik
Negeri Semarang, karena merepresentasikan permasalahan kontrol nyata yang
bersifat non-linear. Modul pemanas udara skala kecil banyak digunakan sebagai
media pembelajaran dan objek penelitian untuk menguji kinerja metode
pengendalian suhu secara otomatis. Metode Proportional Integral Derivative (PID)
umum digunakan karena kesederhanaan dan keandalannya, namun performanya
sangat bergantung pada ketepatan parameter kontrol dan cenderung menurun ketika
setpoint berubah. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian alternatif seperti
gain scheduling PID dan Fuzzy Mamdani yang mampu menangani perubahan
kondisi operasi serta karakteristik non-linear sistem tanpa memerlukan model
matematis yang presisi. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja gain
scheduling PID dan Fuzzy Mamdani pada modul pemanas udara yang
diimplementasikan menggunakan mikrokontroler STM32F401RCT6 dan sensor
suhu TMP36 pada rentang suhu 50–80 ℃. Evaluasi kinerja meliputi rise time,
maksimum overshoot, steady-state error (SSE), serta indeks performa IAE, ISE,
dan ITAE. Hasil pengujian menunjukkan gain scheduling PID memiliki overshoot
kecil (0,2–2,5%) dan SSE rendah (0,09–0,19%), meskipun rise time meningkat
seiring kenaikan setpoint. Sementara itu, Fuzzy Mamdani menghasilkan rise time
lebih cepat pada awal setpoint dan overshoot menurun, namun memiliki SSE dan
nilai indeks performa yang sedikit lebih besar dari gain scheduling PID. Secara
keseluruhan, gain scheduling PID unggul dalam akurasi dan kestabilan kondisi
tunak, sedangkan Fuzzy Mamdani unggul dalam kecepatan respon awal.
Tidak tersedia versi lain