TA DIGITAL
Analisis Informasi Keuangan Pada PT Adhi Karya Tbk. Tahun 2021-2025 = Analyse Financial Information at PT Adhi Karya Tbk for the 2021-2025 Period
Bagus Satria Kuncoro, “Analisis Informasi Keuangan Pada PT ADHI KARYA
Tbk Tahun 2021-2025”. Tugas Akhir Program Studi D3-Akuntansi Jurusan
Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Didiek Susilo
Tamtomo, S.E., M.Si., Akt., CA., CPAT dan Aditya Rizqi Senoaji, S.E., M.Acc.,
Agustus 2026, 176 halaman.
Tugas Akhir ini bertujuan untuk analisis informasi keuangan PT ADHI KARYA
Tbk Tahun 2021–2025. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data
sekunder yang bersumber dari laporan keuangan PT ADHI KARYA Tbk tahun
2021–2025 dan data Primer berupa wawancara. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah studi pustaka dan dokumentasi, sedangkan metode analisis data
menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis tren. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang terdiri atas Current Ratio dan Cash Ratio
selama periode 2021–2025 masih berada di bawah standar industri. Current Ratio
masing-masing sebesar 101,52%, 120,72%, 114,41%, 109,62%, dan 85,40%,
sedangkan Cash Ratio sebesar 10,13%, 17,51%, 18,03%, 11,10%, dan 8,79%.
Rasio profitabilitas juga belum memenuhi standar industri, dengan Gross Profit
Margin sebesar 15,23%, 13,26%, 11,57%, 12,10%, dan 10,86%, sedangkan Return
on Asset sebesar 0,21%, 0,42%, 0,74%, 0,33%, dan -19,73%. Pada rasio
solvabilitas, Debt to Equity Ratio menunjukkan nilai 605,24%, 353,17%, 339,23%,
286,07%, dan 773,25%, sedangkan Debt to Total Asset Ratio sebesar 85,82%,
77,93%, 77,23%, 74,10%, dan 88,55%, yang seluruhnya berada di atas standar
industri. Rasio aktivitas menunjukkan kondisi yang baik, dengan Account
Receivable Turnover sebesar 72,85 kali, 115,28 kali, 123,37 kali, 117,98 kali, dan
116,88 kali, sedangkan Inventory Turnover sebesar 126,89 kali, 163,38 kali, 299,20
kali, 183,26 kali, dan 178,83 kali, sehingga keduanya berada di atas standar industri.
Rasio arus kas yang terdiri atas Operating Cash Flow to Sales sebesar 13,15 kali,
9,04 kali, 0,42 kali, 10,99 kali, dan 20,32 kali serta Operating Cash Flow to Debt
sebesar 4,43 kali, 3,93 kali, 0,27 kali, 5,71 kali, dan 7,71 kali secara umum berada
di atas standar industri, meskipun mengalami penurunan pada tahun 2023.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, kinerja keuangan PT ADHI KARYA Tbk masih
memerlukan perhatian terutama pada aspek likuiditas, profitabilitas, dan struktur
pendanaan, sementara efektivitas pengelolaan piutang, persediaan, serta
kemampuan menghasilkan arus kas operasi menunjukkan kondisi yang relatif baik.
Kata kunci: Informasi Keuangan, Analisis Keuangan, Rasio Keuangan, Kinerja
Keuangan, Laporan Keuangan.
Tidak tersedia versi lain