SKRIPSI DIGITAL
Studi Penerapan Drone Lidar Untuk Evaluasi Jarak Bebas (Clearance) Konduktor Terhadap Vegetasi Jaringan Transmisi Pada Line Passo – Sirimau = A Study On The Application of Lidar Drones For Evaluating Conductor Clearance From Vegetation In The Passo–Sirimau Transmission Line
Septy Wilda Kusuma, “Studi Penerapan Drone Lidar Untuk Evaluasi Jarak Bebas (Clearance) Konduktor Terhadap Vegetasi Jaringan Transmisi Pada Line Passo – Sirimau”, Tugas akhir/skripsi DIV Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang, dibawah bimbingan Syahid, S.T., M.Eng dan Pangestuningtyas Diah S.T., M.T, 2026, 195 halaman.
Keandalan jaringan SUTT 150 kV Line Passo – Sirimau PT PLN (Persero) UP3B Maluku sangat krusial untuk kontinuitas penyaluran listrik di Pulau Ambon. Namun, metode pemantauan vegetasi konvensional melalui patroli darat menghadapi permasalahan besar berupa risiko keselamatan kerja yang tinggi di medan ekstrem, lambatnya pemrosesan data, serta ketidakpresisian pengukuran manual terhadap andongan (sagging) konduktor. Sebagai solusi, diterapkan teknologi Drone LiDAR menggunakan wahana DJI Matrice 350 RTK tipe VTOL bersensor Zenmuse L2 pada mode Altitude, yang dipadukan dengan pengolahan data spasial 3D via software DJI Terra dan LiPowerline untuk mengevaluasi jarak bebas (clearance) secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan penurunan total temuan ancaman vegetasi secara signifikan sebesar 51,19%, yaitu dari 84 titik anomali pada tahun 2025 menjadi 41 titik pada tahun 2026. Secara spesifik, titik kategori Kritis berkurang dari 39 menjadi 21 titik (-46,15%), Bahaya 1 dari 34 menjadi 13 titik (-61,76%), dan Bahaya 2 dari 11 menjadi 7 titik (-36,36%). Terbuktinya efektivitas integrasi koordinat GPS eksak dari Clearance Danger Detection Report ini mentransformasikan pemeliharaan Right of Way (ROW) di UP3B Maluku menjadi lebih presisi, cepat, dan efisien.
Kata Kunci : Clearance, LiDAR, LiPowerline, Jaringan Transmisi, Kritis.
Tidak tersedia versi lain