TA DIGITAL
Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Metode Du Pont System pada Perusahaan Subsektor Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024 = Analysis of Financial Performance Using the Du Pont System Method on Coal Sub-Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange for the Period 2021–2024
Subsektor batu bara merupakan sektor strategis bagi perekonomian Indonesia yang sangat rentan terhadap fluktuasi Harga Batu Bara Acuan (HBA) di pasar global. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan perusahaan subsektor batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024 menggunakan metode Du Pont System berdasarkan rasio Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), Equity Multiplier (EM), Return on Investment (ROI), dan Return on Equity (ROE). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan sampel. Data yang digunakan berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit dan dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan kinerja NPM dan EM tergolong baik, masing-masing pada 10 dan 11 dari 17 perusahaan, yang mencerminkan efisiensi laba dan struktur permodalan yang relatif sehat. Sebaliknya, TATO, ROI, dan ROE tergolong kurang baik, masing-masing pada 14, 13, dan 12 dari 17 perusahaan, dengan ROE tertinggi dicapai PT Golden Energy Mines Tbk (97,35%) dan terendah PT Atlas Resources Tbk (10,41%). Rendahnya ROE terutama disebabkan oleh lemahnya TATO, menunjukkan bahwa permasalahan utama perusahaan subsektor batu bara terletak pada efisiensi penggunaan aset untuk menghasilkan penjualan, bukan pada kemampuan menghasilkan laba maupun struktur permodalan.
Tidak tersedia versi lain