Advances in digital technology have boosted public access to stock investments and fuelled the rise of Indonesia's retail investor base, particularly among Gen Z. This background can increased engagement has not been accompanied by rational investing decision making, since young investors are still susceptible to behavioural biases such as anchoring and herding. This study aims to analyze the i…
This study aims to analyze the influence of overconfidence, financial literacy, and risk toler-ance on Generation Z stock investment decisions in Semarang City. The population of this study consists of active Generation Z individuals in Semarang City who already hold a Single Investor Identification (SID) account for stock trading on the Indonesia Stock Exchange. The sampling technique used is …
Diyah Ayu Sulistianingsih, “Pengaruh Herding Behavior, Availability Bias, dan Representativeness Bias terhadap Keputusan Investasi Saham IPO Gen Z di Kota Semarang dengan Pengalaman Investasi sebagai Variabel Moderasi”, Skripsi Sarjana Terapan Program Studi Analis Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang, di bawah bimbingan Ibu Theresia Tyas Listyani , S.E., M.Si. dan Bapak Edi…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah investor saham di Indonesia yang didominasi oleh Generasi Z. Tingginya partisipasi Generasi Z dalam pasar modal belum sepenuhnya diikuti dengan kematangan dalam pengambilan keputusan investasi karena masih menghadapi ketidakpastian return, risiko investasi, dan pengalaman kerugian yang dapat memengaruhi keputusan investasi saham. Sela…
Pada era perkembangan teknologi saat ini fenomena investasi ilegal atau investasi bodong semakin marak dan menimbulkan kerugian besar bagi para investor. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian akibat investasi ilegal telah mencapai Rp138,67 triliun. Generasi Z menjadi kelompok yang rentan menjadi korban karena kurangnya perencanaan investasi yang terstruktur serta adanya pengaruh d…