Pasir silika merupakan material utama yang digunakan dalam praktikum pengecoran logam karena memiliki ketahanan terhadap temperatur tinggi serta mampu menghasilkan cetakan dengan kualitas yang baik. Proses pengayakan pasir silika yang masih dilakukan secara manual memerlukan waktu relatif lama, tenaga yang besar, dan menghasilkan ukuran butiran pasir yang kurang seragam. Penelitian ini ber…
Penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan terkait dengan konsistensi proses pengeringan limbah pasir silika pada industri pengecoran logam, yang selama ini masih bergantung pada sinar matahari sehingga tidak stabil terutama saat musim hujan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan alat pengering limbah pasir silika berkapasitas 40 Kg dengan metode elemen pemanas…
Pasir silika merupakan material penting dalam proses praktikum pengecoran logam karena memiliki sifat tahan panas dan mampu membentuk cetakan dengan baik. Namun, penggunaan pasir silika yang masih tercampur dengan partikel kasar dan material asing dapat mengganggu kualitas dari cetakan yang dihasilkan. Pengayakan pasir silika secara manual diketahui memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar.…
Pasir silika bekas yang telah digunakan beberapa kali pada proses sandcasting di PT Putra Bungsu Makmur mengalami penurunan kualitas akibat tercampur dengan gumpalan kecil sisa moulding, debu, dan kerak logam. Kondisi ini menyebabkan pasir hanya dapat dimanfaatkan sebagai backsand dengan kualitas rendah, sehingga perusahaan harus terus membeli pasir silika baru. Penelitian ini bertujuan untuk m…