Proses pascapanen tembakau, khususnya tahap perajangan daun, sering kali menghadapi kendala efisiensi yang rendah dan ketidak seragaman ketebalan hasil potongan akibat penggunaan metode manual. Selain itu, metode konvensional memiliki risiko kecelakaan kerja (K3) yang tinggi bagi operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan menguji performa Mesin Perajang Tembakau dengan Sis…
Proses perajangan daun tembakau secara manual masih membutuhkan waktu dan tenaga yang relatif besar serta berpotensi menghasilkan ukuran rajangan yang kurang seragam. Oleh karena itu, dirancang dan dibuat mesin perajang daun tembakau dengan sistem conveyor yang dilengkapi tiga mata pisau dan dua motor listrik untuk meningkatkan efisiensi proses perajangan. Penelitian ini bertujuan untuk me…
Penanganan insiden tumpahan minyak (oil spill response) menggunakan pembatas apung (Sea Boom) di wilayah perairan membutuhkan waktu tanggap darurat yang cepat dan efisien. Pada tahap awal penanganan, kendala utama yang dihadapi oleh PT Pertamina Port and Logistics adalah proses mobilisasi dan peluncuran Sea Boom. Operasional peluncuran yang selama ini dilakukan memerlukan waktu yang c…
Industri konveksi membutuhkan sistem pemindahan material yang efisien untuk meningkatkan produktivitas kerja. Pemindahan material secara manual menimbulkan beberapa permasalahan, di antaranya waktu proses pemindahan yang relatif lama, meningkatnya kelelahan dan risiko cedera otot (musculoskeletal disorders) pada operator akibat aktivitas fisik berulang, serta kapasitas pemindahan yang terbatas …
Tingginya biaya pakan komersial menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi oleh pembubidaya ikan lele, seperti UKM Mitra Mina Rojo Lele di Ungaran Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang bangun mesin pembuat pelet pakan ikan portable yang digerakkan oleh motor listrik berdaya 3 HP guna meningkatkan efisiensi pakan pada budidaya ikan lele. Metode penelitian yang digunakan mel…
Proses pengeringan food tray berbahan stainless steel pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu yang relatif lama dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun mesin pengering food tray dengan sistem semi otomatis menggunakan chain conveyor, menerapkan sistem conveyor sebaga…
Conveyor merupakan salah satu sistem utama dalam proses penanganan batu bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Keandalan sistem conveyor sangat menentukan kontinuitas proses pembangkitan listrik, sehingga jika terdapat gangguan seperti overcurrent pada motor conveyor dapat menggangu kontinuitas tersebut. Apabila kondisi tersebut tidak segera dideteksi, motor conveyor berpotensi mengala…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami pengaruh variasi pembebanan terhadap kinerja motor induksi rotor sangkar pada sistem conveyor, karena perubahan beban dapat memengaruhi parameter utama seperti arus, daya mekanik, efisiensi, torsi, dan kecepatan putar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik kinerja motor terhadap variasi beban serta menentukan kondisi ope…
Proses penanganan material pada Line Sub Assy PT Kubota Indonesia masih mengalami permasalahan berupa pemindahan komponen secara manual sejauh 16 meter, yang menyebabkan terjadinya pemborosan (muda) transportasi dan gerakan serta lamanya waktu proses persiapan sebelum washing. Selain itu, cover radiator yang disimpan secara bertumpuk sering berada dalam kondisi basah mengakibatkan tidak te…
Permasalahan ergonomi dan efisiensi dalam pengoperasian conveyor metal cutting machine di PT KSB Indonesia menjadi fokus utama penelitian ini. Pengoperasian alat yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kelelahan fisik, ketidaknyamanan kerja, serta penurunan produktivitas operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan modifikasi sistem semiotomatis pada conveyo…