Penanganan insiden tumpahan minyak (oil spill response) menggunakan pembatas apung (Sea Boom) di wilayah perairan membutuhkan waktu tanggap darurat yang cepat dan efisien. Pada tahap awal penanganan, kendala utama yang dihadapi oleh PT Pertamina Port and Logistics adalah proses mobilisasi dan peluncuran Sea Boom. Operasional peluncuran yang selama ini dilakukan memerlukan waktu yang c…
Proses pelepasan dan pemasangan chuck spindle pada mesin winder di PT Asia Pacific Fibers masih mengandalkan tenaga operator untuk menopang dan memindahkan chuck spindle bermassa 82 kg, sehingga membutuhkan 3 operator dan menimbulkan risiko cedera akibat aktivitas pengangkatan beban. Penelitian terdahulu telah mengembangkan berbagai alat angkat berbasis mekanisme scissor lift, namun belum diran…
Timing valve pneumatic di PT. Asia Pacific Fibers Tbk dilengkapi pegas kompresi pre-loaded yang menyimpan energi tekan sejak awal perakitan, sehingga terlepas secara instan dan tak terkendali begitu pengunci dilepas saat servis. Kondisi ini memaksa servis dikerjakan dua teknisi (satu menahan, satu membongkar/merakit), menghasilkan cycle time manual 34,35 menit per unit serta 2 kejadian near-mis…
Proses pembersihan limbah sludge painting pada Bak Pit Painting 2 Waste Water Treatment Plant PT Pakoakuina masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama, kurang efektif, serta memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi akibat kontak langsung operator dengan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pompa Venturi yang sesuai dengan kebutuhan o…
Jumlah kecelakaan kerja yang tinggi mendorong penerapan kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Pabrik Kopi Banaran di Kabupaten Semarang, salah satu unit usaha PT Perkebunan Nusantara IX. Tercatat 105 kasus dari 2019 hingga 2023, termasuk luka potong, cedera otot, dan masalah pernapasan akibat paparan debu kopi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kebijakan…